pemanas air listrik

Perbandingan Pemanas Air Listrik Vs Gas

Techno – Dewasa ini teknologi yang terus berkembang membawa perubaha pada pola hidup masyarakat sehari-hari. Mulai dari kemudahan berkomunikasi, kemudahan transportasi, kemudahan di bidang rumah tangga, dan kemudahan-kemudahan lain yang cukup membuat masyarakat ketergantungan akan teknologi. salah satu teknologi yang belakangan kian populer adalah pemanas air. Memang di negara tropis seperti di indonesia, pemanas air masih kurang begitu populer dibandingkan negara luar yang memiliki 4 musim dalam setahun. Namun dalam beberapa kondisi kita akan memerlukan air hangat untuk keperluan tertentu seperti mandi misalnya.

Dahulu, jika ingin mandi dengan air hangat atau panas, kita terlebih dahulu memasak air hingga mendidih kemudian mencampurkannya ke dalam air mandi kita. Namun cara lama tersebut tergolong merepotkan dan tidak efisien, maka dari itu muncullah inovasi terbaru yaitu teknologi pemanas air.

Teknologi pemanas air masih sangat baru masuk ke indonesia, maka dari itu masih sedikit diantara kita yang paham cara menilai pemanas air dengan melihat spesifikasi yang dimilikinya. Setidaknya di pasaran ada 2 jenis pemanas air yang umum ditemukan yaitu pemanas air listrik dan pemanas air bertenaga gas. Kedua pemanas air ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun dari segi harga relatif sama. Bagi kalian yang hendak membeli pemanas air namun bingung memilih pemanas air seperti apa yang hendak anda beli, berikut ulasan mengenai perbandingan pemanas air dengan listrik dan gas.

Kelebihan dan kekurangan pemanas air gas

Jika dibandingkan dengan pemanas air bertenaga listrik, pemanas air ber-tenaga gas secara biaya lebih murah dan efektif. Prinsip kerja yang digunakan pemanas air gas cukup sederhana bahkan nyaris tidak memerlukan instalasi listrik dalam proses penggunaanya, sehingga kalian bisa lebih menghemat biaya listrik di rumah anda. Beberapa pemanas air gas juga memberikan kita kemudahan untuk memilih tingkat suhu yang di produksi oleh pemanas air tersebut sesuai selera.

Baca Juga :  Harga Kompor Listrik Tidak Selalu yang Diperhatikan

Sistem kerja dari pemanas air dari gas cukup sederhana, cara kerja nya hampir sama dengan kompor gas, instrumen yang terpakai hanya pemantik api, tabung gas, selang regulator dan pompa air atau saluran air PAM. Cara kerjanya pun simple, pemantik api yang terdapat pada instalasi pemanas air dari listrik otomatis akan menyala begitu keran air dibuka, dengan begitu anda bisa menambahkan air panas sesuai kebutuhan dengan cukup mudah. Gas yang digunakan pun tidak terlalu boros, setidaknya untuk tabung gas berukuran 5 kg bisa bertahan hingga 2-3 bulan tergantung pemakaian. Hal ini membuat pemanas air dari gas cukup hemat biaya, namun dari segi kemana cukup berbahaya karena instrumen pemanas air yang digunakan adalah api, dan itu berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran saat terjadi kesalahan, selain itu daya tampung air panas pemanas air gas biasanya tidak terlalu besar.

Kelebihan dan kekurangan pemanas air listrik

pemanas air listrik

Salah satu kelebihan utama pemanas air listrik adalah bisa menampung lebih banyak air pans dibandingkan pemanas air gas. Selain daya tampung yang jauh lebih besar, pemanas air listrik biasanya memiliki berbagai macam fitur yang berguna yang tidak dimiliki pemanas air dari gas, seperti fitur timer untuk menjaga air dalam penampungan tetap berada di suhu yang diinginkan, selain itu pemanas air dari listrik juga tidak terlalu berpotensi menimbulkan kebakaran karena dalam proses pemanasan air tidak ada campur tangan dari api yang berbahaya. Hanya saja ketergantungan akan listrik saat menggunakan pemanas air listrik menjadi meningkat, kalian pasti akan mengeluarkan biaya listrik lebih mahal dan penggunaan alat ini akan terkendala saat ada pemadaman listrik.

Baca Juga :  Tips Memilih Pemanas Air Mandi yang Sesuai Kebutuhan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *