pemanas air gas

Kelebihan Dan Kekurangan Pemanas Air Gas dan Pemanas Air Lainnya

Techno – Memilih pemanas air yang sesuai kebutuhan bukan melulu soal kapasitas dan fitur yang disediakan pemanas air tersebut namun juga sumber energi yang dibutuhkan. Setidaknya memilih pemanas air harus mempertimbangkan harga, kualitas dan sumber energinya. Pada pembahasan kali ini, kami akan lebih berfokus pada poin energi yang dibutuhkan pemanas air. Setidaknya pemanas air secara umum memiliki 3 jenis sumber energi yang berbeda-beda yaitu elektrik, pemanas air gas, dan tenaga surya.

ke 3 perbedaan sumber energi ini akan mempengaruhi proses pemanasan, instalasi, daya tahan serta tingkat keamanan yang berbeda-beda dari masing-masing pemanas air. Untuk lebih jelasnya berikut rincian kelebihan dan kekurangan pemanas air berdasarkan energi yang digunakan:

  1. Pemanas air eletrik

Pemanas air eletrik bisa dibilang adalah pemanas air yang paling banyak digunakan di indonesia saat ini. Pemanas air dengan energi listrik cukup banyak diminati karena lebih unggul dalam hal fitur dan kemudahan selama proses penggunaanya. Berbeda dengan pemanas air dengan gas, pemanas air dengan listrik tidak perlu ada penggantian sumber energi secara berkala, selama ada listrik kalian bisa terus menerus menggunakan alat ini tanpa terkendala. Selain itu, air yang dihasilkan oleh pemanas air ini cukup stabil dan bisa di setting sesuai kebutuhan. Namun sayang nya, diantara 3 sumber pemanas air yang ada, pemanas air listrik yang paling banyak membutuhkan biaya operasional karena menggunakan instalasi listrik sebagai sumber energi nya, selain itu ketersediaan air panas terbatas berdasarkan kapasitas penampungan, penampungannya memang bisa di isi kembali, hanya saja memerlukan sekitar beberapa menit untuk kembali memanaskannya.

  1. Pemanas air gas

pemanas air gas

Pemanas air gas menawarkan air panas yang bisa didapatkan dengan sangat cepat. Proses kerja pemanas air gas akan otomatis menyala saat keran air dibuka dan hanya membutuhkan waktu 5 detik saja untuk menghasilkan air panas yang anda butuhkan. Selain cepat dalam menghasilkan air panas, harga dan instalasi pemanas air gas juga cukup murah dan terjangkau dibandingkan pemanas air energi listrik dan surya, beberapa produk bahkan menawarkan harga dibawah 1 jutaan untuk mendapatkan pemanas air tenaga gas. Selain itu biaya yang dikeluarkan pun tidak terlalu besar, untuk ukuran energi gas elpiji 3kg sudah bisa digunakan untuk memanaskan air hingga 1300 liter. Hanya saja kalian akan mengalami kerepotan untuk mengganti gas pemanas air ini secara berkala, selain itu air yang dihasilkan biasanya akan sedikit berbau gas, mesin yang digunakan pun juga terbilang berisik saat aktif dan itu cukup mengganggu, namun kekurangan yang palung menonjol adalah proses pemanasan yang lama. memang kalian bisa mendapatkan air panar kurang dari 5 detik sat keran di buka, namun air panas tersebut secara total hanya berjumlah 6 liter saja, membuat kalian akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengisi bak mandi yang berkapasitas besar.

  1. Pemanas air tenaga surya

Diantara ke 3 pemanas air, pemanas air energi surya menjadi pemanas air yang paling mahal namun biaya operasional yang paling sedikit. Prinsip kerja pemanas air ini sejatinya hampir sama dengan pemanas air listrik, hanya saja dalam menjalankannya pemanas air tenaga surya menggunakan cahaya matahari yang dikonversi menjadi listrik untuk menjalankan mesin pemanas airnya. Beberapa fitur pun disediakan pemanas air ini, seperti timer dan pengatur suhu. Hanya saja biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan alat ini cukup mahal, selain itu proses kerja nya yang rumit membutuhkan staf ahli untuk terus mengontrol alat pemanas air ini.

Baca Juga :  Cara Memilih Pemanas Air yang Baik

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing pemanas air setidaknya kalian sudah bisa memilih pemanas air seperti apa yang hendak kalian beli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *